Wednesday, October 10, 2012
Blog Baru
Okey! Ini adalah post atau entri pertama gw. hahaha
sekian lama ga pernah main blog, akhirnya sekarang mesti aktif dengan bog lagi nih. Kenapa ya?
Ya karna tuntutan tugas dari kampus yang mengharuskan gw dan teman-teman 1 jurusan jadi aktif di blog lagi.
LOH? TUNTUTAN TUGAS?
Yup!
Jadi di kampus ada mata kuliah Psikologi Komunikasi yang dibimbing oleh dosen Pak Widyo.
Mata kuliah ini adalah mata kuliah yang "pada awalnya" gw dan teman-teman sekelas khawatirin. Kenapa coba?
Faktor saat kita tahu bahwa dosen mata kuliah ini adalah Pak Widyo. Yang kita semua tahu beliau adalah dosen yang berpendidikan dengan tingkat disiplin tinggi.
Sempat dag-dig-dug juga sih..tapi ternyata saat beliau masuk kelas (setelah 2 minggu belum menampakkan diri di kampus) hmm...what must I say it :O
HE IS SO AMAZING!
Pak Widyo ternyata ga seperti yang kita duga sebelumnya.
Malah menurut gw beliau dosen yang asik. Dia boleh disiplin dengan outlook yang "sangar" karna keliatan tegas. Tapi? Ternyata didalamnya sangat-sangat menyenangkan. Tidak disangka saat kelas pertama beliau kemarin terasa sangat menyenangkan.
Ditambah mata kuliah yang ia berikan sangat-sangat "in public Real-Life" banget.
Ya, mata kuliah Psikologi Komunikasi ini terasa sangat sehari-hari. Ya karna apa yang dipelajari juga tidak jauh dari permasalahan di sekitar kita.
Sebenarnya apa sih Psikologi Komunikasi itu?
Sampai kemarin yang saya pelajari tentang mata kuliah ini mengajarkan bahwa saat kita berkomunikasi bisa disebabkan oleh psikologi kita sendiri.
Maksudnya gimana?
Ya misalnya saja yang terjadi pada sepasang kekasih. Mereka berpacaran. Si cowok menceritakan kepada si cewek bahwa dia suka melihat mamanya dianiaya atau sekedar dipukul oleh ayahnya. Dan apa yg terjadi? Si cowok pun melakukan yang sama kepada si cewek.
Kesimpulannya, apa yang kita lihat, kita temui, kita alami di sekitar kita (terutama lingkungan rumah itulah yang akan merubah psikologi kita. Dan akan terbawa sehingga tanpa sadar kita melakukannya.
"Karena apa yang kita lihat, itulah yang kita tiru"
Subscribe to:
Comments (Atom)